Posted in me and words

i am felt

Ingin ku tuliskan semua. Ingin ku tuangkan semua. Kedalam tulisan ku yang mungkin tak berarti. Ingin ku curahkan semua yang aku rasa. Ingin ku tumpahkan semua yang ada dipikiranku. Agar semua yang kurasa, semua yang ku pikirkan tak ku pendam sendiri. Karna ku terlalu sulit untuk mengungkapkan.

Cinta begitu rumit bagiku. Karna bagiku cinta tak bisa diberikan kepada seorang saja. Setiap orang yang menjadi sahabatku, kan ku berikan cinta tulusku. Entah aku ini bodoh atau tidak mengerti atau pula tak mau mengerti tentang cinta sejati dengan seseorang. Bukan ku takut untuk mencintai seseorang, tapi ku takut ketika seseorang itu pergi dia tak mau lagi berhubungan lagi dengan ku. Tak mau lagi bercengkrama hangat denganku. Tak mau lagi bercanda gurau dengan ku.

Ku tak tau dan mungkin tak mau mengerti soal cinta karena aku pernah tersakiti oleh cinta. Bahkan ketika cinta itu belum pernah kuberikan. Ku pernah memakai topeng hanya untuk membuktikan. Kekaguman yang mungkin bisa menjadi cinta ini tak pernah dipandangnya. Topeng yang selalu kupakai ketika ku ingin berdekatan dengannya. Ataupun saat berhadapan dengan teman-temannya. Sampai akhirnya kulelah dengan topeng itu. Ku lelah selalu menjadi orang lain hanya untuk membuatnya menganggapku. Ku lelah harus membohongi diriku sendiri. Ku lelah berada di lingkungan yang selalu membuatku menjadi orang lain.

Ku buka topeng ku. Ku cari lingkungan lain yang bisa menerimaku apa adanya. Lingkungan yang lebih dapat menatapku, melihatku dan dengan tulus berteman denganku. Bukan orang-orang yang hanya baik di depanku saja. Bukan orang-orang yang juga memakai topeng satu sama lain.

Entah kenapa aku merasa sendiri. Aku begitu egois tentang semua ini. Aku selalu menginginkan semua teman bisa dan harus dekat ataupun akrab denganku. Aku selalu ingin mereka ada di dekatku kapanpun. Keinginan yang benar-benar egois. Ku ingin mereka selalu ada untuk ku. Padahal aku bisa saja taka da saat mereka membutuhkanku. Terkadang aku selalu ingin dimengerti tapi aku tak ingin mengerti.

Entah apa yang mereka pikirkan tentangku. Aku ingin tahu. Terkadang aku berpikir apa yang harus aku lakukan agar mereka bisa menerimaku apa adanya. bukan hanya untuk tujuan tertentu.

Dulu, aku hanya merasakan cinta dalam hati saja. Dan dulu aku merasa tidak ada yang mencintaiku. Tapi sekarang keadaan sedikit berbeda. Sekarang entah kenapa disaat cinta yang kuharap datang, tapi aku malah tak tahu harus berbuat bagaimana. Aku tak tahu harus bersikap seperti apa. Aku tak tahu. Disaat ada orang yang sayang padaku, peduli padaku aku tak tahu harus bagaimana. Dan ada saat aku berada di titik aku harus memilih. Memilih antara orang yang benar-benar sayang padaku, tapi aku tak tahu, tak bisa membedakan antara orang-orang yang benar-benar sayang dengan orang yang hanya cinta sekejap. Mungkin aku sudah di cap sebagai PHP (Pemberi Harapan Palsu). Tapi apakah iya aku begitu? Aku tak tahu. Mungkin aku tak sadar. Atau mungkin aku tak tau apa dan bagaimana.

Aku memang kurang tegas. Aku bingungan, seperti anak-anak, sok polos, jelek, ga rapi, apa lagi ya? Mungkin sikap yang jelek-jelek ada padaku semua. Tapi bukan itu masalahnya, dengan sikap jelek-jelek ku itu mungkin bisa berubah, tapi yang paling sulit untuk menerima cinta orang itu adalah karena pintu hatiku belum terbuka sepenuhnya. Masih seperti pintu yang tertiup angina. Terbuka sedikit lalu tertutup kembali. Ada pula karena masih ada goresan-goresan dan sampah  yang belum hilang dari depan pintu. Yang menyebabkan orang yang ingin masuk sedikit tergelincir atau terhalang dan mendapat sandungan.

Entah kenapa aku dikata beberapa orang aneh. Tapi ku tak tahu anehku dimana. Apakah karena kelakuanku? Ataukah karna gaya bicaraku? Ataukah gaya pakaianku? Aku juga bingung yang mana. Banyak orang yang mungkin sulit untuk mengerti apa yang ada dipikiranku.

Advertisements

Author:

Penerima Beasiswa Unggulan oleh Kemendikbud di UNIKA Soegijapranata Fakultas Ilmu Komputer Progdi Game Technology Sistem Informasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s